Monsieur.. Monsieur!!

Bahasa bukan sekedar alat komunikasi. Bahasa juga bukan sekedar sarana penyampaian pendapat. Namun bahasa adalah suatu bagian penting dari kebudayaan suatu daerah. Dengan mempelajari bahasa kita sebenarnya juga ikut mempelajari keragaman budaya daerah asal bahasa tersebut.

Ceritanya waktu itu saya sedang pengen-pengennya belajar bahasa inggris dikarenakan keamburadulan kosa kata yang saya ucapkan ketika sedang bercakap dengan bahasa inggris. Melihat teman sekolah yang dengan lancarnya berbahasa inggris di depan kelas, pikirku "Jancuque, emejing, enak kali ya bisa ngomong kayak gitu? lancar banget kayak jalan tol".

Demi melancarkan ambisi tersebut saya sempat mampir ke beberapa lembaga bimbel bahasa asing untuk sekedar nanya-nanya tentang metode belajar yg diberikan di tempat tersebut. Namun tak kunjung yakin juga hati ini untuk masuk ke lembaga bimbel. Akhirnya niatan masuk ke bimbel pun kandas tertiup sang waktu.

Sampai akhirnya pada suatu hari, seorang teman kelas mengajak saya untuk bergabung ke suatu komunitas bahasa. Kubuka link yang di lampirkannya lewat chat Facebook, melihat blognya, scroll demi scroll, "wah bagus juga nih" pikirku. Akhirnya saya pun tertarik untuk masuk ke komunitas tersebut.

Namanya Faktabahasa atau bisa juga disebut Faba, sebuah komunitas atau klub bahasa. Di dalamnya ada bermacam-macam klub bahasa asing yang dapat dipelajari sesuai dengan minat masing-masing. Ada Bahasa Jerman, Perancis, Spanyol, Mandarin, bahkan Russia, dan tentu saja Inggris. Namun tak hanya belajar bahasanya, di Faba kita juga belajar tentang kebudayaan negara asal bahasa tersebut. Hal ini yang membuat saya tertarik, karena pengetahuan akan budaya tersebut sangat bermanfaat ketika kita akan mengunjungi negara tsb, dan juga ketika sedang bertemu dengan orang asing yang berasal dari negara tersebut.

Faba telah ada di beberapa daerah seperti  Jakarta, Depok, Bandung, Surabaya, Bogor, dll. Nah, untuk di Semarang tanggal 14 September yang lalu, baru saja di adakan internalisasi Faktabahasa Semarang, jadi di sini Faba adalah komunitas baru :))

Saya mengikuti internalisasi tersebut bersama teman kelas saya yang mengajak saya. Sesampainya di tempat internalisasi ruamaaiii sekali anak Semarang yang datang. Ternyata antusiasme pelajar Semarang begitu besarnya, dan sebagian besar yg datang adalah mahasiswa, namun tak sedikit pula anak SMA yang ikut, serasa brondong deh.

Ketika beberapa mentor dari masing2 klub bahasa maju untuk memperlihatkan kemampuan bahasa asing yang mereka dimiliki, saya takjub, dan saya bingung. Saya bingung mereka ngomong apaan. Mereka sangat fasih berbicaranya, ada yang berbahasa Perancis, Spanyol, Russia, Mandarin, bahkan Tagalog -,- Hebat sekali. Saya yang pada awalnya hanya berimpian untuk lancar berbahasa Inggris, tercengang..

  Menurut saya bahasa adalah modal terpenting untuk karir kita kedepannya. Bahasa dibutuhkan untuk berkomunikasi, dan tidak semua orang mempunyai kemampuan untuk berbahasa asing, apalagi di zaman Globalisasi seperti saat ini. Hal itu pula yang sebenarnya mendasari saya untuk dapat juga berbahasa Inggris dengan lancar karena yang seperti kita tahu, bahasa Inggris merupakan bahasa internasional.

Setelah beberapa acara dilewati akhirnya selesailah acara Internalisasi Faktabahasa Semarang. Kami semua berfoto berakrab akrab an dengan sesama anggota baru. Akhirnya saya pun resmi menjadi anggota Faba Semarang!

https://pbs.twimg.com/media/BUswYylCEAAUEqg.jpg

This entry was posted on Minggu, 22 September 2013 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.

Leave a Reply